Senin, 19 September 2016

Apakah Berbahaya Pada Bayi Saat Cegukan?

Cegukan yang disebabkan oleh kontraksi diafragma tidak hanya dialami orang dewasa saja. Bayi juga sangat mungkin mengalami cegukan.Tapi tenang saja, sebab cegukan pada bayi tidak berbahaya ataupun menganggu pernapasannya.

Pasangan Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia baru-baru ini mengunggah video cegukan anak mereka yang baru lahir. Lalu, apakah memang cegukan pada bayi ini normal terjadi? Saat bayi baru lahir cegukan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakannya.

Cegukan pada bayi baru lahir disebabkan oleh otot diafragma bayi yang sedang dirangsang. Maka dari itu, kerap kali cegukan pada bayi terjadi akibat makanan atau setelah menyusu. Saat ia menyusu, otot diafragmanya bergerak sehingga sangat mungkin mengalami gangguan.

Anda bisa mencoba untuk membuat bayi bersendawa saat ia cegukan. Bersendawa dapat mengeluarkan gas berlebihan dalam tubuh bayi yang dapat menyebabkan cegukan. Para ahli menyarankan, untuk membantu bayi bersendawa setelah menyusui.

Cegukan bisa diatasi dengan menggosok atau menepuk punggung si kecil. Jangan terlalu keras dalam menepuk punggung bayi untuk mengusir cegukan.

Cegukan bayi tidak selamanya disebabkan oleh proses menyusui. Ketika bayi tiba-tiba mengalami cegukan, Anda bisa memberinya dot untuk bayi mengisap. Hal ini akan membuat diafragma bayi lebih rileks.

Lalu, kapan Mama perlu khawatir dengan kondisi bayi baru lahir cegukan? Cegukan ternyata masih dianggap normal pada bayi yang berusia di bawah 1 tahun. Bahkan, cegukan juga bisa terjadi sejak anak masih di dalam kandungan.

Anda perlu mewaspadai cegukan, jika cegukan pada anak disertai dengan anak rewel dan gelisah. Cegukan yang menganggu tidur anak juga perlu diperiksa lebih lanjut.
READ MORE ~>> Apakah Berbahaya Pada Bayi Saat Cegukan?

Selasa, 13 September 2016

7 Bahaya Kebiasaan Mengunyah Sirih Bagi Tubuh Kita

Hingga saat ini, mengunyah sirih masih menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia. Biasanya, mereka yang tinggal di pedalaman masih hobi untuk mengunyah sirih.

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, mengunyah sirih ternyata bisa membahayakan kesehatan lho. Apa saja bahayanya?
  1. Sirih merupakan stimulan. Sama seperti tembakau, sirih bisa merangsang tubuhmu untuk ketagihan. Saat kamu tidak mengonsumsinya, tekanan darah dan denyut jantung akan meningkat lalu menyebabkan insomnia, mudah cemas, dan masalah kesehatan lainnya.
  2. Sirih bersifat psikoaktif. Mengonsumsinya secara berkepanjangan bisa menyebabkan efek yang serius pada kesehatan.
  3. Daun sirih dan pinang bisa mengubah kerja sistem saraf yang kemudian menyebabkan mual, muntah, dan mudah berkeringat.
  4. Tak banyak yang tahu bahwa mengunyah sirih bisa menyebabkan kanker mulut. Selain itu paru-paru, hati, mulut, dan perutmu juga lebih rentan untuk terkena berbagai jenis kanker.
  5. Beberapa orang mencampurkan sedikit tembakau ke dalam sirih dan hal ini memperbesar risiko si pengunyah sirih untuk terkena kanker.
  6. Para ibu hamil harus benar-benar menjauhkan diri dari sirih, sebab sirih bisa menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang janin.
  7. Gangguan kesehatan yang paling terlihat dari kebiasaan mengunyah sirih adalah gigi dan mulut yang bisa bernoda kotor serta merusak penampilan.
READ MORE ~>> 7 Bahaya Kebiasaan Mengunyah Sirih Bagi Tubuh Kita

Selasa, 09 Juni 2015

Apple Merambah Ke Industri Streaming Musik

Apple melalui iTunes telah mengubah cara pecinta musik mendengarkan musik favorit pilihan mereka, menggantikan piringan plastik dengan pengunduhan lagu secara digital. Kini produsen iPod dan iPhone ini ingin memimpin revolusi dengan layanan streaming musik berbayar baru yang akan diluncurkan pada musim panas tahun 2015 ini.

Dengan jutaan pendengar yang telah mendengarkan lagu dari layanan streaming seperti Pandora dan Spotify, para analis dan sumber-sumber industri musik mengatakan Apple tengah bersiap-siap untuk meluncurkan layanan mereka sendiri, yang bertujuan merebut kembali para pengguna iTunes lewat cara mendengarkan lagu yang baru ini.

Apple diperkirakan akan mengumumkan layanan baru ini dalam konferensi tahunan para pengembang piranti lunak atau software yang akan dimulai Senin (8/6/2015) di San Fransisco. Sebagai salah satu pembicara utama, CEO Apple Tim Cook dan beberapa anggota eksekutif lainnya diperkirakan akan memamerkan fitur-fitur terbaru dalam software Apple untuk iPhone, iPad, dan komputer Macintosh, dan juga Apple Watch. Para analis juga mengharapkan Apple memperbaiki layanan pembayaran mobile yang dikenal dengan Apple Pay.

Perusahaan teknologi terbesar di dunia itu mendapatkan sebagian besar keuntungannya dari penjualan gadget, seperti iPhone dan perangkat hardware komputer lainnya. Tetapi, dalam pertemuan tahunan World Wide Developers Conferences, Apple lebih fokus pada perangkat lunak atau software, layanan online dan apps yang membuat semua perangkat menjadi sangat diperlukan oleh seluruh pelanggan mereka di seluruh dunia.

Bersamaan dengan layanan baru musik itu, pelaku industri juga menantikan Apple mengumumkan paket streaming video baru dan peningkatan kualitas layanan Apple TV. Tapi hal itu mungkin tertunda, menurut laporan New York Times dan blog tekno Re/code, yang menuliskan bahwa Apple masih melakukan negoisasi dengan para penyiar dan masih belum siap untuk mengumumkan layanan video.

Langkah ini menyoroti inisiatif musik Apple. Para pengamat mengatakan perusahaan tersebut harus membangun bisnis streaming yang kuat, jika ingin bertahan di ekosistem musik populer itu. Banyak rekaman yang masih dijual di toko-toko digital seperti iTunes, yang diluncurkan pada tahun 2003. Tetapi cara penjualan telah menurun, sementara layanan streaming semakin mempunyai pelanggan dan keuntungan yang meningkat.

“Media streaming semakin penting di kalangan pengguna komputer, jadi penting bagi Apple untuk ikut dalam bisnis ini," jelas pengamat Creative Strategy, Ben Bajarin.

Sekitar 41 juta orang di dunia kini membayar streaming musik dari Spotify, Deezer, dan penyedia layanan lainnya, menurut International Federation of the Phonographic Industry, yang mengatakan bahwa pendapatan dari pelanggan meningkat 39 persen mejadi 1.6 milyar dollar AS. Penjualan musik yang diunduh secara keseluruhan mengalami penurunan 8 persen menjadi 3.6 milyar dollar.

Apple Inc. membeli produsen headphone dan layanan streaming musik Beats senilai 3 milyar dollar tahun lalu, tetapi data yang dipublikasikan oleh perusahaan royalty Audiam menunjukkan Beast Music hanya memiliki 303.000 pelanggan AS sampai bulan Desember lalu, dibandingkan dengan 4,7 juta pelanggan Spotify yang merupakan pemimpin pasar AS untuk layanan streaming musik.

Sampai minggu lalu Apple masih belum memberikan komentar, tapi seseorang yang dekat dengan Apple mengatakan Apple mempunyai gol ambisius untuk mendapatkan 100 juta pelanggan untuk layanan streaming baru dengan biaya berlangganan 10 dollar per bulan dan bersaing dengan layanan streaming on-demand lainnya seperti Spotify dan Rhapsody. Pengguna Beats akan berpindah sebelum Beats ditutup, dan para pembeli lagu-lagu dan album di iTunes akan mendapatkan pilihan untuk membayar biaya berlangganan.

Seiring dengan masa percobaan selama 3 yang ditawarkan gratis, Apple juga berencana untuk meningkatkan penawaran gratis mereka, iTunes Radio, dengan konsep radio online yang disiarkan langsung menampilkan DJ seperti mantan penyiar BBC Zane Lowe, dan para artis Pharell, Drake, Muse, dan David Guetta.

Sumber tersebut tidak ingin disebutkan namanya karena negosiasi antara Apple dan para perusahaan rekaman adalah negosiasi privat.

“Mereka sangat terlambat masuk ke industri streaming,” ujar pengamat Van Baker di perusahaan riset Gartner. Tetapi, ia mengatakan Apple masih bisa mengejar ketinggalan dengan mempermudah pemilik iPhone menggunakan layanan baru ini. Pemilik iPhone adalah calon konsumen layanan ini, Apple menjual 61 juta iPhone dalam 4 bulan terakhir ini.

Selain musik, para pengamat berharap Apple akan memperbaiki layanan lainnya seperti Apple Pay dan Siri, asisten suara digital untuk iPhone dan iPad. Apple juga mengisyaratkan akan merilis program ini di smartwatch terbaru mereka.

Hampir semua aplikasi Apple Watch adalah apps yang juga tersedia di iPhone. Pengembang apps independen seperti Jordan Edelson, CEO Appetizer Mobile, berharap Apple akan merilis kode untuk membangun aplikasi yang berinteraksi langsung dengan sensor dan kendali di Apple Watch.

“Ini akan memberikan kita kesempatan untuk membuat aplikasi yang keren,” tambah Edelson, yang mengatakan layanan ini bisa membuat Apple Watch lebih menarik bagi konsumen yang mungkin kini belum yakin apakah mereka membutuhkan Apple Watch.

Edelson juga memprediksi Apple akan memperkenalkan piranti lunak baru yang akan merekatkan produk-produk Apple lainnya, seperti apps yang membuat iPhone menjadi pengendali untuk TV dan perangkat lainnya.

Ini adalah strategi yang cerdik, kata pengamat dari Forrester Research, Frank Gillett. “Begitu hidup Anda bergantung pada produk Apple, kemungkinan Anda berpindah ke Android semakin kecil," katanya, mengacu pada teknologi buatan saingan Apple, Google.
READ MORE ~>> Apple Merambah Ke Industri Streaming Musik
 
 
Copyright © 2016 Kutak Katik Blog All rights reserved